Posted on October 6, 2009 by samudro
Dengan sewa semahal itu lantas
berapa gaji yang dia dapatkan sebulan? Jangan heran jika Miyabi dengan profesi
yang digelutinya saat ini bisa mendulang 8000 USD dolar per bulannya (sekitar
75 juta rupiah). Tinggal di apartemen mewah yang lebih mirip dengan mansion
lengkap dengan segala perabotan serba wah, ia lebih senang hidup menyendiri
setelah diusir dari rumah dan dijauhi teman-temannya.
Awalnya kehidupan Miyabi dengan
kedua orangtuanya baik-baik saja, sampai pada suatu ketika orangtuanya melihat
Miyabi tampil bugil di sebuah majalah porno Jepang. Seketika itu meledak lah
murka orangtuanya demi melihat Miyabi kecil yang masih remaja polos melakukan
hal yang tidak pantas dilakukan anak seusianya.
Meskipun demikian Miyabi tetap
menjalankan profesinya, dari sekedar foto-foto telanjang berlanjut ke film.
Miyabi kembali cari gara-gara ketika membawa 20 film porno yang ia bintangi ke
rumah dan ia tunjukkan ke orangtuanya. Sejak itu kedua orangtuanya tidak mau
melihat dan mengakuinya lagi sebagai anak.
Bahkan teman-teman dekatnya yang
dulu akrab dengannya satu persatu mulai meninggalkannya. Mereka alergi di cap
berteman dengan seorang bintang film porno…sungguh menyedihkan… Namun sebagai
wanita muda yang punya ambisi besar, situasi ini tidak membuatnya patah arang
untuk melanjutkan profesinya…demi uang ia tetap bertahan dan konsisten !!!
Hidup soliter membuat dirinya pintar
memasak. Bagaimana tidak orang seperti dia selalu menghindari membeli makanan
di tempat-tempat umum jika tidak ingin diserbu penggemarnya atau dimaki
orang-orang yang nyinyir terhadap profesinya… Selain gemar memasak, Miyabi juga
paling doyan nonton film-film porno yang ia bintangi sendiri. Semua koleksi
video yang ada di kabinet TV-nya adalah film porno. Sebagai bintang film porno
papan atas ia juga perlu belajar berbagai posisi penting dari bintang-bintang
film porno lainnya.
Meskipun banyak tawaran mengalir
untuk hijrah keluar Jepang (Amerika dan Eropa) dan bermain dengan pria-pria
bule, Miyabi tetap tidak mau dan tetap memilih tinggal di Jepang dan memilih
pasangan main dari pria-pria lokal. Alasannya cukup masuk akal juga. Menurutnya
“perabot” pria Jepang lebih kecil dan tahan lama dalam melakukan adegan syur
dibandingkan pria bule yang menurutnya memiliki “perabot” lebih besar dan
menyakitkan.
Seringkali dalam melakukan adegan di
beberapa filmnya, Miyabi tampak menangis dan itu memang benar-benar tampak
alamiah. Sebabnya ia sedang tidak menikmati dan benar-benar sakit. Miyabi juga
mengancam akan cabut dari AV (PH Film Porno) jika ia dipaksa melakukan adegan
atau posisi yang tidak ia sukai. Bahkan dulu pacar-pacarnya (4 orang — sebelum
semuanya diputusin) ketika sedang bersamanya dan ingin menonton film yang ia
bintangi, Miyabi selalu tidak pernah mengijinkannya.
Namun setenar apapun dan sebanyak
apapun uang yang ia hasilkan dari pekerjaannya saat ini, sosok Miyabi adalah
juga manusia normal yang juga merindukan orang tua, sahabat, teman-teman dan
keinginannya untuk menikah seperti wanita kebanyakan. Jika saat ini ia
melakukan seks untuk bisnis suatu hari nanti ia merindukan ada laki-laki yang
ingin menikahinya.
Andakah lelaki yang beruntung itu ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar